Antusias Warga RT 10 / RW 06 Kelurahan Asemrowo, Semarakkan Tahun Baru Islam Lewat Pawai Obor dan Tradisi 1 Suro

Ungkapfakta.co.id || Surabaya – Ratusan warga Tambak Pring, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya, antusias mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, pada Jumat (27/6/2025). Kegiatan yang digelar malam hari ini menjadi bukti kekompakan warga dan kolaborasi antarorganisasi di tingkat kelurahan.

Ketu RT 10 Tambak Pring, Ari Sulfianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diinisiasi oleh warga dan Karang Taruna Asemrowo. Ia memberikan apresiasi atas semangat para pemuda yang mampu menyelenggarakan kegiatan secara swadaya dan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, kami punya warga dan Karang Taruna yang sangat aktif. Saya hanya mengarahkan dan memberi ide, selebihnya mereka yang menjalankan. Semuanya terlibat aktif dan berjalan dengan baik,” kata Ari Sulfianto.

Pawai obor tahun ini diikuti oleh warga Tambak Pring dan karang Taruna Asemrowo, rukun Tetangga RT 10 masyarakat setempat. Ratusan warga terlihat antusias membawa obor secara mandiri, karena panitia memang tidak menyediakan obor bagi peserta.

“Antusiasme warga Tambak Pring, sangat luar biasa. Mereka datang sendiri, membawa obor dari rumah masing-masing. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan partisipasi warga yang sangat tinggi,”tuturnya.

Rute pawai menempuh jarak sekitar dua kilometer. Dimulai RT 10 sampai RT 8 lalu kembali ke titik awal. Rute tersebut dipilih karena relatif datar dan aman bagi semua usia.

Selain pawai obor, warga warga Tambak Pring, juga melestarikan tradisi menyambut malam 1 Muharram 1447 Hijriyah, pada tanggal 27 Juni 2025, yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam. Di beberapa titik, seperti RT 10, warga Tambak Pring mengadakan syukuran bersama di Jalan Kampung, kemudian melanjutkan tradisi yang telah dijalankan secara turun-temurun.

“Karakter masyarakat Tambak Pring Kelurahan Asemrowo ini khas, karena banyak berasal dari daerah transmigrasi asal Jawa. Maka tradisi malam 1 Suro juga masih terjaga dengan baik,”tambahnya.

Ari Sulfianto, menambahkan, ia juga menyebutkan bahwa tidak ada angka pasti soal jumlah peserta, namun perwakilan dari seluruh warga Tambak Pring dipastikan hadir. Kegiatan ini dinilai mampu mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kolektif di antara warga.

“Untuk itu, semoga lewat momen Tahun Baru Islam ini, warga Tambak Pring, bisa semakin maju, berprestasi, dan lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat,”pungkas Ketua RT 10 Ari Sulfianto.

 

(Fari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *