Ungkapfakta.co.id || SIDOARJO – Semangat pengabdian kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) ke-2 diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya melalui aksi bakti sosial. Tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan institusi, kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
Sebanyak 50 paket bantuan sosial berupa kebutuhan pokok disalurkan langsung kepada masyarakat sekitar Rutan Kelas I Surabaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman depan Rutan Kelas I Surabaya pada Kamis (5/11/2026), dengan melibatkan jajaran pejabat struktural dan petugas yang turun langsung menemui warga penerima manfaat.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Penyerahan bantuan secara langsung tidak hanya menjadi sarana untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga membuka ruang interaksi positif antara petugas pemasyarakatan dan warga di lingkungan Medaeng.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat hubungan harmonis antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberadaan lembaga pemerintah di tengah lingkungan masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Karena itu, kepedulian sosial menjadi salah satu wujud pengabdian yang perlu terus ditumbuhkan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui penyaluran 50 paket sembako tersebut, Rutan Kelas I Surabaya berupaya hadir membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lingkungan operasional rutan.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, bakti sosial ini mencerminkan bahwa tugas pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pembinaan bagi warga binaan, pemeliharaan keamanan, serta pelayanan di dalam lingkungan rutan. Namun, jajaran pemasyarakatan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun hubungan yang baik dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Interaksi langsung antara petugas dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Kehangatan dan kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus menghadirkan citra pemasyarakatan yang terbuka, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Peringatan Hari Bhakti Imipas ke-2 pun menjadi momentum untuk mempertegas bahwa pengabdian sebuah institusi tidak semata-mata diukur dari pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dari kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Sebab, kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan manfaat, membangun solidaritas, serta menumbuhkan hubungan yang harmonis.
Bakti sosial dengan penyaluran 50 paket sembako ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Bhakti Imipas ke-2 bukan sekadar diperingati, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata. Dari lingkungan Medaeng, Rutan Kelas I Surabaya menunjukkan bahwa pengabdian dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dari wajah pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.
(Red)





