Mengenang Kepergian Kedua Orang Tua Tercinta, Umar Gelar Selamatan dan Tahlil di Pemakaman, Wujud Bakti dan Cinta Sepanjang Masa.
Ungkapfakta.co.id || SAMPANG – Sebagai bentuk penghormatan, rasa cinta, serta bakti seorang anak kepada kedua orang tua yang telah berpulang ke Rahmatullah, Umar bersama keluarga besar menggelar kegiatan tasyakuran, selamatan, pembacaan Surah Yasin, dan Tahlil di pemakaman kedua orang tua tercinta, yakni almarhum Bani Haji Ach Musyaffak dan almarhumah Hj. Misbahah, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, kasih sayang, serta segala pengorbanan kedua orang tua semasa hidup. Meskipun telah tiada, kenangan dan nasihat mereka tetap melekat di hati anak-anak serta seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Acara tersebut dihadiri keluarga besar keturunan almarhum Bani Haji Ach Musyaffak dan almarhumah Hj. Misbahah, di antaranya Umar, Walid, Farida, Suryadharma, serta anggota keluarga lainnya. Mereka berkumpul dengan penuh kebersamaan untuk memanjatkan doa dan mengirimkan hadiah pahala bacaan Yasin serta Tahlil kepada kedua orang tua tercinta.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh keluarga mengikuti rangkaian kegiatan dengan membaca Surah Yasin, kalimat-kalimat Tahlil, serta doa bersama. Selamatan tersebut bukan sekadar tradisi keluarga, melainkan juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, dan mengingatkan seluruh anggota keluarga akan pentingnya menghormati serta mendoakan orang tua yang telah mendahului.
Penyampaian Umar: Cinta dan Bakti Anak Tidak Berakhir Meski Orang Tua Telah Tiada.
Dalam kesempatan tersebut, Umar menyampaikan rasa syukur sekaligus ungkapan kerinduan yang mendalam kepada kedua orang tuanya. Baginya, kepergian ayah dan ibu merupakan kehilangan besar yang tidak mudah tergantikan. Namun, sebagai seorang anak, salah satu bentuk bakti yang masih dapat dilakukan adalah senantiasa mendoakan mereka agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami bersama seluruh keluarga besar dapat berkumpul di pemakaman kedua orang tua tercinta untuk melaksanakan selamatan, membaca Surah Yasin, Tahlil, dan memanjatkan doa bersama,”ucap Umar, Minggu (01/10/2026).
Ia juga mengatakan, kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa cinta, penghormatan, dan bakti kami kepada almarhum ayahanda Bani Haji Ach Musyaffak dan almarhumah ibunda Hj. Misbahah. Bagi kami, orang tua adalah sosok yang sangat berarti dalam kehidupan. Dari beliau berdua, kami mendapatkan kasih sayang, pendidikan, nasihat, perjuangan, serta pengorbanan yang tidak mungkin dapat kami balas sepenuhnya.
“Walaupun saat ini beliau berdua sudah tidak berada bersama kami, jasa dan kenangan mereka akan selalu hidup dalam hati kami. Tidak ada kata yang mampu menggambarkan betapa besar kerinduan seorang anak kepada ayah dan ibunya,”katanya.
Lanjut, kami menyadari bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT. Karena itu, selama masih diberikan kesempatan dan umur, kami ingin terus menjaga silaturahmi keluarga, mempererat persaudaraan, serta tidak pernah melupakan orang-orang yang telah berjasa dalam kehidupan kami.
Umar, juga berharap kepada seluruh keluarga besar agar tetap menjaga kerukunan, saling menghormati, saling menyayangi, dan tidak mudah terpecah belah. Sebab, salah satu peninggalan berharga dari orang tua adalah keluarga yang tetap bersatu dan menjaga hubungan persaudaraan.
Semoga melalui doa dan bacaan Yasin serta Tahlil yang kami panjatkan hari ini, Allah SWT berkenan memberikan ampunan, rahmat, dan kemuliaan kepada kedua orang tua kami. Kami sebagai anak hanya bisa terus mendoakan. Semoga segala amal ibadah beliau diterima, segala khilaf dan dosa diampuni, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
‘Kami juga memohon doa untuk seluruh keluarga yang telah lebih dahulu meninggalkan dunia ini. Semoga semuanya mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ungkap Umar dengan penuh haru.
Doa dan Harapan untuk Kedua Orang Tua. Melalui kegiatan tersebut, Umar bersama keluarga besar memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan kepada almarhum Bani Haji Ach Musyaffak dan almarhumah Hj. Misbahah.
Keluarga berharap agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah keduanya, mengampuni segala dosa dan kekhilafan, melapangkan alam kuburnya, menerangi tempat peristirahatan terakhirnya, serta menempatkan keduanya di tempat yang mulia di sisi-Nya.
“Selain itu, doa juga dipanjatkan bagi seluruh anggota keluarga yang telah lebih dahulu berpulang, agar senantiasa memperoleh kasih sayang dan ampunan Allah SWT,”tambahnya.
Kegiatan selamatan dan Tahlil tersebut menjadi pengingat bahwa kasih sayang seorang anak kepada orang tua tidak akan terputus oleh kematian. Selama masih diberikan kesempatan, doa akan terus dipanjatkan sebagai wujud cinta dan bakti kepada mereka yang telah membesarkan serta mendidik dengan penuh pengorbanan.
“Semoga almarhum ayahanda Bani Haji Ach Musyaffak dan almarhumah ibunda Hj. Misbahah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga kami yang masih hidup diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang barokah, serta kekuatan untuk terus menjaga amanah dan persaudaraan keluarga. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” pungkas Umar.
(Red)





