Ungkapfakta.co.id || Surabaya – Perlintasan Kereta Api Buntaran Tandes, sering terjadi laka karena palang perlintasan masih manual, SAPURA minta PT KAI (Kereta Api Indonesia) pasang perlintasan Elektrik di Kota Surabaya dan lebih di tingkatkan lagi pengamanannnya.
Maraknya kecelaka’an di perlintasan Kereta Api, khususnya di perlintasan Buntaran Tandes, yang akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan, Sapura menyoroti.
Musawwi Ketua SAPURA (Sahabat Pemuda Surabaya) merespon kejadian Alat Berat Forklift usai tertabrak di perlintasan Jalan Buntaran Tandes., Rabu (2/7/2025).
Menurutnya, di samping pengendara Forklift, ini juga murni kelalaian dari pihak PT KAI, selain jalannya yang rusak juga banyak kerikil disamping perlintasan, dari segi ke’amanan juga kurang. “Bahkan palang perlintasan masih menggunakan Manual, itupun kami melihat bukan dari Petugas PT KAI, tapi dari Warga ini sangat MIRIS sekali, dan juga beberapa kali di Jalan perlintasan Kereta Api Buntaran Tandes ini sering terjadi kecelakaan”, Ucap Musa (Sapa’an akrabnya).
Dengan nada tegas Musa mengatakan, “Kami mendesak kepada PT KAI untuk memperbaiki jalan perlintasan Kereta Api, khususnya yang di Wilayah Buntaran Tandes dan seluruh perlintasan Kereta Api di Kota Surabaya, serta harus mengganti seluruh perlintasan yang masih manual di ganti dengan elektrik, dan juga lebih di tingkatkan lagi keamanannnya”, Tegasnya.
“Kalo hal ini tidak di respon baik oleh PT KAI, maka kami pastikan akan turun aksi untuk menyuarakan hal ini, karena maksud dan tujuan kami baik, yaitu demi keamanan dan kenyamanan serta keselamatan warga kota Surabaya”, Tutup Musa.
(Basri)





