Ungkapfakta.co.id || Pacitan – Upaya pemberantasan balap liar akhirnya mendapat jalan keluar. Polres Pacitan, Polda Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten dan komunitas otomotif setempat menggelar acara Pancer Door Street Race 2025,Sabtu (31/5/2025).
Acara ini berlangsung di sirkuit pantai Pancer Door dan disaksikan oleh ribuan penonton dan penggemar.
Ajang Setting Drag Bike Non Kejuaraan ini merupakan inisiatif dari Polda Jatim Pacitan sebagai wadah hukum bagi para pecinta balap untuk menyalurkan adrenalinnya secara positif dan aman.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar membenarkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memberantas praktik balap liar dan penggunaan knalpot racing di wilayah Pacitan.
“Pada hari ini kita semua akan mendeklarasikan Kabupaten Pacitan zero balap liar dan knalpot brong. Jalan umum bukan sirkuit. Balap liar bikin ribet, di sirkuit bisa dapat hadiah dan tidak bikin pusing,” kata Kapolres Pacitan.
Pencanangan himbauan anti balap liar tersebut juga dilaksanakan secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan dan diikuti seluruh unsur Forkopimda serta para pengendara setempat.
Dalam deklarasi tersebut, para pecinta balap menyatakan komitmennya untuk tidak lagi melakukan balapan liar dan tidak menggunakan knalpot di jalan umum.
“Kami para pecinta balap liar di Kabupaten Pacitan dengan ini menyatakan tidak ada balap liar di wilayah Kabupaten Pacitan dan tidak ada knalpot brong,” demikian isi deklarasi bersama tersebut.
Kegiatan semakin semarak dengan adanya atraksi drag race yang dilakukan oleh peserta dari berbagai komunitas motor.
Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Kapolres dan Ketua DPRD Pacitan sebagai bentuk dukungan pemerintah agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, antusiasmenya luar biasa. Ternyata masyarakat Pacitan memang kurang hiburan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres Pacitan mengatakan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap dua minggu sekali.
Ke depannya, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan, Disparbudpora, dan Dinas PUPR untuk pengembangan sarana penyeberangan yang lebih representatif.
“Rencana ke depan, akan berkoordinasi dan berkolaborasi lagi dengan Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Disparbudpora untuk pengembangan arena lintasan serta dengan PUPR,” imbuhnya.
Kapolres Pacitan pun menegaskan, terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil kerja keras jajaran Polres Pacitan yang selama ini rutin melakukan patroli dan menertibkan balap liar.
“Kontainer ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan yang setiap hari berpatroli mengejar kucing dengan berlarian liar. Ini bukti bahwa Polisi tidak tinggal diam. Polisi hadir untuk masyarakat,” katanya.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Pacitan terhadap agenda ini pun disebut-sebut sangat positif.
Bahkan disarankan agar kegiatan ini dapat menjadi program yang berkelanjutan dengan dukungan sponsor lokal.
“Kami mohon bantuan dari Pemerintah Kabupaten, termasuk sponsor dari bengkel atau pihak swasta yang mampu. Kami sebagai kepolisian hanya memfasilitasi, kami berharap mereka ikut menjaga ketertiban,” kata Kapolres Pacitan.
Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan acara tersebut, antara lain Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Sekda Pacitan Dr. Yes. Heru Wiwoho Supandi Putra, M.Si, Ketua DPRD Aris Setyo Budi, Kajari Pacitan Eri Yudianto, SH, MH, Dandim 0801 Letkol Arh. Imam Musahirul, SH, MIP, dan Kadisparpora Turmudi, S.Sos., M.Si.
Lewat sinergi dan komitmen bersama, Pacitan kini serius zero balap liar dan knalpot brong.
Pancer Door Street Race bukan hanya sekedar ajang lomba kecepatan, namun juga menjadi simbol perubahan menuju budaya berkendara yang lebih aman, sehat, dan tertib.
(Basri)





